Seorang wanita berjalan melewati sebuah bilik telepon WiFi-enabled di New York. (REUTERS / Keith Bedford)
Sebuah fiksi ilmiah yang sudah lama bahwa ada sebuah sistem yang dapat mentransfer data melalui bola lampu LED yang kecepetannya sampai 100 kali lebih cepat dari Wifi.
Saat ini, sebuah startup dari Estonia mengambil teknologi ini - yang dikenal sebagai Li-Fi – saat ini masih dalam laboratorium dan komersialisasi konsep. Li-Fi mengacu pada sistem komunikasi nirkabel yang menggunakan cahaya sebagai media transportasinya bukan frekuensi radio tradisional.
Velmenni, merupakan finalis dalam kompetisi startup Slush, telah merancang sebuah sistem yang disebut Jugnu yang diklaimnya sebagai generasi lampu LED cerdas yang Mampu mentransfer data melalui cahaya yang tampak, sistem memungkinkan transfer data ke perangkat lain, ponsel, dan internet. Hal ini juga berfungsi pada aplikasi android yang dapat menerima data dari Jugnu.
"Kami sedang melakukan beberapa proyek percontohan dalam industri yang berbeda di mana kita dapat memanfaatkan Teknologi VLC (visible light comunication) atau komunikasi cahaya yang tampak," Deepak Solanki, CEO Velmenni, mengatakan pada IBTimes UK. "Saat ini kami telah merancang solusi pencahayaan yang cerdas untuk lingkungan industri dimana komunikasi data dilakukan melalui cahaya. Kami juga melakukan proyek percontohan dengan klien pribadi di mana kita menyiapkan jaringan Li-Fi untuk mengakses internet di ruang kantor mereka."
Li-Fi, yang diciptakan oleh University of Edinburgh Harald Haas, tidak akan sepenuhnya menggantikan Wi-Fi transfer dalam transisi data, karena ketika itu terjadi, akan memakan waktu, karena perangkat harus dipasang pada teknologi baru dan dunia harus mengganti semua lampu pijar dengan lampu LED.
Dalam TEDGlobal 2011 University of Edinburgh Harald Haas berpendapat LiFi akan membuat sistem lebih efisien dan lebih aman, karena cahaya tidak menembus dinding.
"Yang perlu kita lakukan adalah menyesuaikan microchip kecil untuk setiap perangkat pencahayaan potensial. Dan kemudian ini akan menggabungkan dua fungsi dasar, yaitu: pencahayaan dan transmisi data nirkabel, "katanya kepada penonton. "Dan itu merupakan simbiosis yang saya percaya bisa mengatasi empat masalah penting yang kita hadapi dalam komunikasi nirkabel hari ini dan masa depan, Anda tidak hanya akan memiliki 14 miliar bola lampu, Anda mungkin harus 14 miliar Li-Fi yang dipasang di seluruh dunia -. Lebih bersih, lebih hijau, dan bahkan masa depan yang cerah "
Sumber : http://www.foxnews.com/tech/2015/11/25/this-technology-could-be-100-times-faster-than-wifi.html
Oleh Berry Susanto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar